Karburator

Karburator merupakan salah satu komponen mesin sepeda motor yang sangat penting dalam terjadinya proses pembakaran yang akan menghasilkan tenaga mekanik sebagai sumber energi penggerak utama.

Sumber: otosigna99.blogspot.com

Karburator bekerja untuk mencampurkan bahan bakar dan udara dengan perbandingan keduanya berdasarkan perhitungan dan analisa stoikiometri. Campuran udara dan bahan bakar tersebut diproses menjadi semburan halus yang disemprotkan kedalam ruang bakar sehingga dapat terjadinya proses pembakaran.

Berbeda dengan sistem karburator, pada sistem injeksi, kebutuhan campuran udara dan bahan bakar diatur dan diproses secara elektronik melalui sensor dan sistem kontrol ECU.

Tune up atau perawatan berkala tentunya harus benar-benar diperhatikan dengan baik sehingga sistem karburator dapat bekerja dengan optimal. Ada beberapa hal yang harus dilakukan untuk melakukan tune up karburator pada sepeda motor.

Langkah awal lakukan pemeriksaan karburator dengan membuka dan membersihkan filter udara pada karburator dengan menggunakan cairan pembersih.

Filter udara ini adalah saluran utama udara dari luar yang masuk kedalam karburator sehingga harus disaring atau filter untuk memisahkan debu atau zat-zat kontaminasi yang dapat merusak kualitas udara yang masuk kedalam karburator dan ruang pembakaran.

Langkah selanjutnya membersihkan seluruh bagian komponen karburator dengan membuka dan melepas baut-baut yang terpasang pada bagian luar karburator. Komponen dan bagian-bagian karburator yang sudah dilepas diletakkan dalam suatu wadah yang berisikan cairan bensin yang berfungsi sebagai cairan pembersih.

Karburator terdiri dari komponen-komponen dengan dimensi yang kecil sehingga perlu diperhatikan dengan baik proses pembongkarannya, gunakan obeng yang sesuai dengan ukuran komponen tersebut. Komponen terdiri dari mangkok karburator, pelampung, main jet, needle jet, per atau pegas, katup gas atau throttle valve, slow jet dan beberapa komponen pendukung lain yang bekerja secara berkesinambungan untuk mensuplai udara dan bahan bakar.

Bersihkan semua komponen menggunakan cairan bensin dan gunakan kuas untuk membersihkan kotoran atau debu-debu halus yang menempel pada komponen tersebut, semprotkan udara bertekanan tinggi pada komponen yang berbentuk lubang-lubang.

Udara bertekanan tinggi berasal kompresor udara yang disemprotkan kedalam bagian tertentu berupa lubang-lubang untuk membersihkan sisa-sisa kotoran dibagian tersebut.

Pasang dan rakit kembali komponen tersebut, atur tinggi pelampung karburator dan setel kembali baut penyetel langsam pada keadaan panas mesin yang ideal. Dikutip dari laman seva.id suhu mesin yang ideal adalah 85- 95 °C. Suhu ideal membuat mesin bekerja secara optimal.

Untuk artikel-artikel lainya terkait motor bakar, klik di sini.

KONTRIBUTOR: Rizki Maulizar (rizkimaulizar23@gmail.com)

By Caesar Wiratama

aeroengineering_services merupakan jasa layanan dibawah CV MARKOM dengan berbagai jenis solusi, mulai dari drafting CAD, pembuatan animasi, simulasi aliran dengan CFD dan simulasi struktur dengan FEA.

Sumber:

https://www.seva.id/blog/cara-merawat-radiator-mobil-agar-suhu-mesin-tetap-ideal- 042020/#:~:text=Suhu%20ideal%20yang%20aman%20untuk,membuat%20mesin%20b ekerja%20lebih%20maksimal.&text=Jika%20suhu%20mesin%20terlalu%20dingin,terl alu%20panas%2C%20mesin%20berpotensi%20overheat (Diakses pada 3 Januari 2021)

https://otosigna99.blogspot.com/2019/08/komponen-karburator-motor-dan- fungsinya.html?m=1 (Diakses pada 3 Januari 2021)

Author: Caesar Wiratama

caesar@aeroengineering.co.id +62 821-3868-4162

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *